Informasi Sekolah

Just another WordPress.com weblog

Satu cinta untuk semua

One world Tara Salviadancing

Angie S. Anggari

Principal Sekolah Tara Salvia

Sekolah adalah miniature nya dunia. Artinya, di sekolah lah anak-anak kita akan belajar bagaimana memahami perbedaan yang ada. Di sekolah pula lah mereka akan melihat bagaimana perilaku yang muncul, bagaimana setiap orang memiliki kebiasaan yang berbeda, cara pandang yang beragam, perbedaan dalam bertutur kata. Di tempat yang bernama sekolah, para siswanya dilatih agar mereka dapat mengatasi masalah yang dihadapinya sehubungan dengan perbedaan-perbedaan tersebut. Coba salah dalam memecahkan masalah menjadi pelajaran yang sangat penting. Dari coba salah tersebut anak-anak akan mempelajari hal-hal mana yang baik dilakukan dan mana yang perlu dihindari.

Belajar tentang bagaimana mencintai sesama tidaklah mudah. Kita harus mengalami terlebih dahulu kejadian-kejadian yang mungkin kurang menyenangkan. Belajar dari perbedaan yang dimiliki oleh orang di sekitar kita akan membuat kita memiliki pengalaman yang sulit terlupakan. Pengalaman ini tentunya bukanlah hal yang direncanakan atau pun direkayasa. Pengalaman tersebut terjadi karena adanya sosialisasi, pertemanan atau pun komunikasi satu sama lain. Belajar memahami artinya adalah belajar akan kekurangan dan kelebihan orang lain. Tidaklah mudah bagi kita semua untuk menerima kelemahan yang ada karena kepentingan kita yang membelenggunya.

Memahami perbedaan dalam arti yang luas adalah memahami bahwa kita diciptakan sebagai mahluk yang berbeda, mahluk yang memiliki kebiasaan , tata cara atau pun keyakinan yang tidak sama. Bagaimana menciptakan perdamaian diantara kita semua dengan berbagai perbedaan tersebut? Bagaimana mengajak siswa agar mereka saling menyayangi satu sama lain.

Bagaimana siswa tahu bahwa menyayangi sesama bukanlah hanya terbatas kepada temannya di sekolah yang sama, tetapi juga menyayangi mereka semua yang tinggal di tempat yang berbeda.

Mengenalkan berbagai budaya merupakan salah satu cara untuk menyadarkan setiap siswa atau pun orang dewasa bahwa kita adalah berbeda. Namun perbedaan yang ada bukanlah alasan bahwa kita menutup diri kita menjadi mahluk yang individualis yang tidak ingin mengetahui apa yang terjadi di muka bumi atau di sekeliling kita. Perbedaan yang ada merupakan anugerah bahwa sebagai manusia kita semua memiliki kemampuan dan potensi yang dapat dijadikan untuk selalu berkembang, dijadikan bekal untuk saling membangun dan bekerjasama.

Perbedaan yang ada sangatlah mungkin menjadi kekuatan besar dalam kehidupan manusia di muka bumi. Miliaran perbedaan bukanlah merupakan pertanda bahwa manusia harus hidup dengan persaingan yang tidak sehat. Perbedaan memerlukan perekat. Perbedaan membutuhkan semangat dari setiap manusia untuk dieratkan, bukan dijauhkan atau diperdalam jurangnya. Perbedaan memang hanya dapat dieratkan oleh satu kata yang sangat berarti, yaitu CINTA….

Cinta bukanlah milik satu bangsa atau pun satu kelompok. Cinta adalah universal, berlaku dan dibagi merata untuk setiap umat manusia di dunia tanpa perkecualian. Tidak ada yang namuanya perdamaian kalau tidak ada cinta. Cinta tidak boleh memihak, cinta haruslah dirasakan oleh setiap insan di dunia. Apapun jenis kelamin seseorang, ras, bahasa, bangsa, budaya, tempat tinggal, status atau pun perbedaan lainnya, semua haruslah disatukan dengan yang namanya CINTA. Semua harus pula merasakan artinya CINTA…Cinta yang dapat menyatukan perbedaan dan menciptakan perdamaian.

December 20, 2007 Posted by | News Letter, Tara Salvia | , | Leave a comment

   

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.